Posts Tagged ‘tamat’

Titik. (Part 2)

Ajari aku agar bisa membenci kamu.

Ajari aku agar bisa melupakan kamu, sebagaimana kamu bisa dengan mudah melupakan aku.

Setelah semua yang telah kita lalui bersama.

Setelah semua yang telah aku lakukan untukmu.

Kamu bilang maunya kamu cuma aku.

Kamu bilang kamu masih sayang sama aku.

Kamu bilang sebuah kesalahan pernah jalan bareng dia.

Kamu bilang itu gak akan terjadi lagi.

Kamu menangis di pelukan aku ketika bilang itu.

Tapi kamu melakukannya lagi, dan lagi, dan lagi.

Dan selalu dengan alasan yang sama.

Kamu gak tau kenapa kamu melakukan itu.

Maaf, sekarang sudah saatnya aku berhenti.

Aku sudah tidak sanggup lagi menerima sakit ini terus menerus.

Aku berhenti mengejar, dan mencoba memilih jalan lain.

Jauh di lubuk hati aku, aku sedikit berharap suatu saat kamu akan sadar.

Kamu akan sadar kalau hanya aku yang bisa buat kamu bahagia.

Dan lalu akhirnya kamu akan mengejar aku sekuat tenaga kamu.

Tapi aku tahu itu mustahil.

Biarkan harapan itu mati dengan sendirinya.

Aku selalu berharap kamu bisa bahagia dengan dia.

Selamanya.

*backsound: Kerispatih – Cinta Putih*

Advertisements

Titik.

THE END.

SELESAI.

TAMAT.

SEKIAN.

FIN.

 

 

 

Goodbye.. 🙂